Nomor: 46/SP/HM/BKKP/IV/2021

Jakarta – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Jepang, YM Kanasugi Kenji, Senin (12/4). Dalam pertemuan tersebut, Menteri Bambang mengungkapkan bahwa Jepang merupakan salah satu mitra penting bagi Indonesia, khususnya dalam kerja sama pengembangan bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).

“Dalam konteks kerja sama bidang IPTEK, Jepang merupakan salah satu mitra penting bagi Indonesia, bukan hanya karena memiliki program (penelitian bersama) seperti SATREPS yang cukup diminati oleh peneliti Indonesia, tetapi juga kerja sama antar universitas dan banyak peneliti Indonesia yang merupakan lulusan Jepang seperti di BPPT dan LIPI,” ungkap Menteri Bambang.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya juga bertukar pandangan mengenai upaya penanganan pandemi Covid-19 yang menjadi perhatian masyarakat global saat ini. Salah satunya, Menteri Bambang menyebutkan kerjasama yang terjalin antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dan PT Panasonic Healthcare Indonesia dalam pembuatan ventilator CPAP Ven-I Essential 3.5.

“Ada satu produk ventilator yang dirancang oleh ITB yang sekarang menjadi bagian dari produksi Panasonic Health Care Indonesia, ini merupakan kemajuan dimana kita tidak hanya bicara tentang riset dasar tetapi juga bagaimana membawa output riset ke dalam industri,” jelas Menteri Bambang.

Selain ventilator, Menteri Bambang juga mengungkapkan bentuk kolaborasi riset lainnya mengenai vaksin Covid – 19 antara ITB dan Osaka University.

“Kita perlu meneruskan kerja sama pengembangan riset vaksin ini, meskipun bukan yang pertama, namun kita masih punya waktu untuk terus mengidentifikasi dan menyelesaikan varian baru yang belum dapat teratasi hingga saat ini,” tambahnya.

Selain itu, Menteri Bambang juga membahas program kerjasama yang telah berjalan seperti Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS) serta kerja sama pengembangan fasilitas laboratorium Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dan Science Techno Park di beberapa universitas yang didukung oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Asian Development Bank (ADB).

Di akhir pertemuan, Menteri Bambang dan YM Kanasugi saling menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia dan Jepang dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Keduanya berharap hubungan yang telah terjalin baik antara Indonesia dan Jepang dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang.

Pertemuan tersebut juga turut dihadiri delegasi Kemenristek/BRIN yaitu Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Mego Pinandito, Plt. Deputi Menteri Penguatan Riset dan Pengembangan Ismunandar, Plt. Deputi Menteri Penguatan Inovasi Erry Ricardo, Kepala Biro Kerja Sama Komunikasi Publik Nada Darmiyanti S. Sementara itu, dari Kedutaan Besar Jepang juga turut hadir Diplomat bidang Hubungan Ekonomi Shimizu Kazuhiko dan Diplomat bidang Hubungan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Miyazawa Takeshi.

Asido Mac Kenzie, Tri Sundari, Nada Darmiyanti S
Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional