SIARAN PERS
KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI/BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL
Nomor: 50/SP/HM/BKKP/IV/2021

Jakarta – Peringatan Hari Kartini merupakan momentum untuk merefleksikan kembali betapa perempuan merupakan sosok yang sangat berperan penting dalam kemajuan sebuah bangsa.

Esensi perjuangan RA Kartini telah menginspirasi dan memotivasi kaum perempuan untuk meningkatkan peran serta dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Menristek/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro menyampaikan kalimat “Habis Gelap Terbitlah Terang!” merupakan salah satu karya buah RA Kartini yang ditulis saat dalam pingitan dan keadaan sulit, yang telah mampu menginspirasi perempuan di masa lalu hingga saat ini.

“Semangat itu lah yang perlu kita teladani. Di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan keterbatasan lain yang ada tidak menjadi penghalang bagi perempuan Indonesia untuk berkarya,” jelas Menristek/Kepala BRIN pada acara Dialog Interaktif Peringatan Hari Kartini Tahun 2021: Semangat Kartini untuk Inovasi Indonesia, Rabu, (21/04).

Menteri Bambang melanjutkan perempuan-perempuan Indonesia yang memiliki profesi sebagai peneliti, perekayasa, inovator dan profesi lain di bidang riset, teknologi dan inovasi mampu menghasilkan inovasi yang hebat dan menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dan dunia.

“Saya bangga dengan capaian perempuan Indonesia khususnya di dunia riset dan inovasi. Kami akan selalu berusaha mendukung perempuan hebat Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas diri sehingga menjadi lebih mandiri, berperan lebih besar dalam pembangunan bangsa, menjadi generasi penerus yang berkualitas secara ilmu pengetahuan, dan memiliki akhlak yang mulia untuk mencetak generasi penerus bangsa yang siap bersaing secara kompetitif di era global ini,” ujar Menteri Bambang.

Menteri Bambang mengundang para perempuan hebat Indonesia agar menciptakan warisan bagi masa depan Indonesia dan bagi generasi mendatang. Menteri Bambang juga berharap seluruh perempuan Indonesia pada peringatan Hari Kartini ini, tetap menjadi yang terbaik serta memberikan yang terbaik dalam memajukan Indonesia.

Pada kesempatan ini Sekretaris Kemenristek/Sekretaris Utama BRIN Mego Pinandito melaporkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid yakni secara luring dari Hotel Ayana Midplaza Jakarta dan secara daring melalui telekonferensi Zoom. Agenda pokok dari dialog interaktif ini dibagi menjadi dua (2) sesi yakni pada Sesi I mengangkat tema “Kartini Hebat di Balik Pengembangan Vaksin Merah Putih”.

Menghadirkan pembicara yakni Peneliti Institut Teknologi Bandung, Ernawati Arifin Giri-Rachman; dan Project Integration Manager R&D PT Bio Farma, Neni Nuraeny; Peneliti LBM Eijkman, Retno Ayu Setya Utami; dan dimoderatori oleh Sekretaris Utama LBM Eijkman, Safarina G Malik.

Dilanjutkan dengan Sesi II yang mengangkat tema “Kartini Tangguh di Balik Dunia Riset dan Teknologi” yang menghadirkan pembicara yakni Pilot Uji PT Dirgantara Indonesia, Esther Gayatri Saleh; Peneliti Oseanografi LIPI, Intan Suci Nurhati; dan Kepala Pusat Teknologi Roket LAPAN, Lilis Mariani; dan dipandu oleh Sekretaris Utama LAPAN, Erna Sri Adiningsih.

“Melalui acara ini, Bapak dan Ibu dapat melihat gambaran langsung bagaimana para Kartini di dunia iptek tanah air berkontribusi dan berjuang dalam peningkatan dan kemajuan bangsa melalui pekerjaan dan profesi yang dilakukan masing-masing,” ungkap Mego Pinandito.

Turut hadir berpartisipasi para Kepala LPNK di bawah koordinasi Kemenristek/BRIN, jajaran Eselon I dan II Kemenristek/BRIN dan LPNK, Pimpinan Perguruan Tinggi, Peneliti, dan mitra industri kerja sama Kemenristek/BRIN, serta stakeholder terkait.

Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional