Jakarta – Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Kedeputian Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SDMI) mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk menguatkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan telah ditandatanganinya nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama oleh Plt Deputi SDMI, Edy Giri Rachman Putra, bersama Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Asep Saefuddin.

 “Kesepakatan kerja sama ini untuk mendukung Riset dan Inovasi Nasional, dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” tutur Edy pada Kamis (20/01/2022).

Kerja sama kedua belah pihak tersebut meliputi pendidikan termasuk di dalamnya MBKM, penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi, pengabdian masyarakat, pemanfaatan hasil riset dan inovasi serta pemanfaatan bersama fasilitas sarana dan prasarana.

Edy juga mengatakan bahwa sudah saatnya kita memulai saling membangun riset dan inovasi di Indonesia secara bersama. “Bisa dengan memulai kembali kegiatan pembelajaran tidak hanya permasalahan kemampuan sains tapi juga ilmu sosial, ilmu budaya dan lainnya mulai dari nuklir sampai ruang angkasa,” paparnya.

Menurutnya, berbagai pihak perlu saling mengingatkan, memanfaatkan, dan membangun inovasi di Indonesia. “Secara global memang inovasi kita masih kurang, bahkan di ASEAN pun. Kita berharap kerja sama ini bisa mengakselerasi salah satunya dengan sharing modalitas,” ungkap Edy.

Beberapa penelitian, Edy menyebutkan, telah bergabung dengan BRIN, baik pertanian, pendudukan dan sebagainya. Dirinya berharap, kerja sama ini bisa bermanfaat dan sekaligus memberikan bantuan kepada Perguruan Tinggi dalam melaksanakan Tri Dharma pendidikan.

Mendukung pernyataan Edy, Asep Syaefuddin mengatakan bahwa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sudah memasuki periode kedua, berawal pada 2020.  “Dengan kerja sama ini UAI berharap nantinya peneliti di BRIN bisa jadi dosen atau mengajar di UAI,” tuturnya. Dalam kesempatan ini dirinya optimis dapat memanfaatkan sebaik-baiknya sumber daya yang ada. “Hasil riset di tingkat nasional yang bisa dimanfaaatkan secara optimal merupakan hal yang sangat penting,” ujarnya.

Turut hadir dalam penandatanganan tersebut Plt. Direktur Manajemen Talenta BRIN, Koordinator Kerja Sama Dalam Negeri, Biro Hukum dan Kerja Sama BRIN, para Wakil Rektor di lingkungan UAI, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Direktur Kemitraan serta perwakilan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. (yun/ed: maa, drs)

Sebarkan