Lamongan, Humas BRIN. Dalam Program Bakti Inovasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai mitra Komisi VII DPR RI menggelar pelatihan penyusunan Karya Tulis Imiah (KTI) bagi mahasiswa di Grand Mahkota Lamongan, Jawa Timur, pada Sabtu (27/11). Kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 67 mahasiswa yang berasal dari Universitas yang ada di Kabupaten Lamongan. Pelatihan ini di bagi menjadi 2 kelas, yaitu bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Plt. Direktur Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Kementerian/Lembaga, Masyarakat, dan UMKM, BRIN, Hardi Julendra mengajak para mahasiswa untuk menjadi peneliti. “Mahasiswa silahkan untuk menjadikan peneliti, BRIN menjadi pendamping atau pembimbing untuk tulisan ataupun tugas akhir, diberikan gratis, selain itu juga menggunakan laboratorium BRIN secara gratis dengan peralatan/alat yang canggih. Sehingga tulisannya dapat menghasilkan tulisan dan bahkan jurnal internasional, karena kesiapan dari peneliti BRIN,”ungkapnya.

 “Semua pusat penelitian untuk riset yang ada di BRIN diterapkan untuk dapat membagi ilmunya kepada masyarakat, apakah itu dosen, guru dan mahasiswa. Dimana hal ini setelah bergabungnya LIPI, BPPT, LAPAN, BATAN  RISTEK DIKTI menjadi BRIN saat ini luar biasa, karena semua ilmu terkait kajian bidang riset dari luar angkasa hingga riset bawah tanah sampai ruang angkasa dan termasuk bakteri semua ada di BRIN. Demikian juga tentang bidang geologi yang mengerti umur bumi, termasuk juga sosial kemasyarakatan, kajian agama, perkembangan penduduk dan sosial,” jelasnya.

Julendra menambahkan, dalam bakti inovasi ini BRIN juga mempunyai program Talenta Inovasi (Beasiswa) untuk pembiayaan tugas akhirnya bagi mahasiswa. Namun untuk tahun ini sudah selesai diharapkan untuk tahun depan silahkan untuk mendaftarkan program ini.

“Sebagai Akademisi, substansi mulai saat ini dapat dipersiapkan, pengajuan untuk  pengajuan bantuan dalam tugas akhir,” tambahnya.

Anggota Komisi DPR RI, Nasyirul Falah Amru, menyampaikan sambutannya melalui video mengucapkan rasa terima kasih kepada BRIN yang telah menyelenggarakan program bakti inovasi bimbingan teknis KTI bagi mahasiswa.

“BRIN sebagai mitra kerja dari Komisi VII DPR RI telah memberikan yang terbaik buat bangsa dan negara dan tentunya dengan tujuan bimbingan teknis penyusunan KTI ini. BRIN telah berkenan memberi ruang, memberi segala petunjuk penyusunan KTI lebih baik,” kata Nasyirul Falah.

Falah menambahkan berharap  mahasiswa lamongan mampu berprestasi untuk kemajuan iptek. “Mahasiswa Lamogan menorehkan tinta emas untuk kemajuan, untuk inovasi, dan untuk perkembangan teknologi yang ada di Republik Indonesia tercinta. Sudah terbukti banyak sekali mahasiswa yang sudah  melakukan terobosan-terobosan baru untuk kemajuan bangsa dan negara, salah satunya mahasiswa yang ada di Lamongan,”ungkapnya.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Masyarakat dan Budaya, BRIN, M. Alie Humaedi berpesan agar para kawula muda apabila menemukan sesuatu yang menarik hendaknya segera ditulis. “Ketika menemukan sesuatu yang sangat menarik, maka segera dituliskan cukup dua halaman saja, ini dinamakan ide konsep paper,” ujar Alie. “Dari ide konsep kita turunkan menjadi tulisan, dan menuliskan yang mempunyai nilai pembaharuan. Sebagai basis utama dalam penulisan dibutuhkan data dimana data merupakan roh dari tulisan,untuk itu perlu diperhatikan ide konsep, kemudian diturunkan rumusan masalah menjadi pertanyaan penelitian,” tambahnya. (dr, ks).